2 Februari 2026
KabarRakyatNasional.id Langkat – Sumatera Utara
Di tengah persiapan menyambut puncak mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Langkat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Keselamatan Toba 2026” pada Senin, 2/2/ 2026, di Lapangan Jananuraga Mapolres Langkat. Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi keselamatan serentak di berbagai wilayah Indonesia pada periode yang sama untuk memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Upacara dipimpin oleh Wakapolres Langkat, Kompol Hunil Mubaroq Daulay, S.H., S.I.K., M.I.K., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapolres. Hadir dalam kegiatan ini pejabat utama Polres Langkat, unsur Forkopimda, serta berbagai unsur stakeholder, termasuk TNI, Denpom I/5-3 Pangkalan Brandan, Kodim 0203/Langkat, Yonif 8 Marinir “Harimau Putih”, Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, dan Satpol PP Kabupaten Langkat, memperlihatkan sinergi lintas sektor yang kuat dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.
Dalam amanat yang dibacakan, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh unsur yang terlibat. Ia menyoroti bahwa meski Kamseltibcarlantas adalah kebutuhan mutlak masyarakat, kepatuhan berlalu lintas masih memerlukan perhatian serius. Kapolda juga menekankan perlunya langkah strategis, berkelanjutan, serta sistem terpadu untuk mencegah kerugian nyawa, harta benda, dan dampak sosial ekonomi akibat kecelakaan.
Data keselamatan jalan yang dipaparkan selama apel menunjukkan tren positif di wilayah hukum Polda Sumut sepanjang tahun 2025. Catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut memperlihatkan penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas sebesar 23,4 %, dengan jumlah tilang turun 46,2 % dibanding tahun sebelumnya. Angka kecelakaan lalu lintas juga menurun 4,6 %, diikuti penurunan jumlah korban meninggal dunia sebesar 10,4 %, serta pengurangan korban luka berat dan kerugian materiil.
Operasi Keselamatan Toba 2026 akan berlangsung selama 14 hari, dari 2 hingga 15 Februari 2026, melibatkan 2.023 personel gabungan dari Polda dan jajaran Polres. Sasaran operasi mencakup pengguna jalan, kendaraan umum dan pribadi, titik-titik rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas. Personel dilibatkan untuk melakukan pemetaan titik rawan serta deteksi dini situasi yang berpotensi mengganggu Kamseltibcarlantas, sekaligus mengedepankan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Dengan sinergi antarinstansi dan dukungan warga, Polres Langkat optimistis Operasi Keselamatan Toba 2026 dapat berjalan optimal dan membawa dampak nyata terhadap peningkatan disiplin berlalu lintas di wilayah Kabupaten Langkat.












