Langkat, Sumatera Utara
Kabar Rakyat Nasional.id – Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Berikan bantuan kepada Kelompok Ternak Sri Langkat Berkah Mulia Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, yang di Ketuai oleh Muhammad Yazid.SP., Sekretaris Zaki Mubarak SPP, Bendahara Putri Sefrin,S.Hum. anggota sebanyak 15 orang.
Menurut keterangan Tenaga Pendamping dari BAZNAS RI, Muhammad Jamil Hidayat, bantuan merupakan Program Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2025, berupa uang dari BAZNAS RI Rp. 359.125.000, BASNAS Provinsi Sumatera Utara Rp. 100.000.000, BAZNAS Kabupaten Langkat Rp, 50.000.000,
Bantuan uang tersebut digunakan untuk pembelian Kambing sejumlah 173 ekor, dengan rincian, kambing betina 75 ekor, kambing jantan 90 ekor, dan biaya pembuatan kandang, pemeliharaan serta perawatan. Untuk masing masing anggota diberikan 11 ekor, dengan rincian kambing jantan 6 ekor, kambing betina 5 ekor. Pemeliharaan dan perawatannya dipusatkan disatu tempat, di Balai Ternak Sri Langkat Berkah Mulia, Jalan Perniagaan, Kelurahan Stabat Baru Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, jelasnya.

Menurut Wakil Ketua II Bidang Pendisribusian dan Pemberdayagunaan BAZNAS Langkat, H. Rismandianto Karo Karo, MM, peresmian Balai Ternak akan dilakukan pada Jum’at, 12 September 2025, yang direncanakan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI.
Menyahuti Bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat dari BAZNAS, anggota DPRD Langkat Rahmad Rinaldi, SE, M.Pd dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan, “Program ini sangat luar biasa, dan mewakili Partai Islam menyampaikan apresiasi yang setingginya kepada BAZNAS, karena sudah menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap pemberdayaan ekonomi umat, khususnya melalui sektor peternakan yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat” ucapnya.
Rahmad Rinaldi yang juga Ketua DPC. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Langkat, menyampaikan, Bahwa bantuan BAZNAS merupakan wujud nyata dari pengelolaan Zakat, Infaq dan sedakah yang tepat sasaran, yakni mendukung kelompok ternak agar lebih mandiri dan berdaya saing, ujarnya.
Rinaldi juga berharap, bantuan yang diberikan juga harus dibarengi dengan edukasi seperti, managemen, pengelolaan, pakan, kesehatan hewan, tehnik perkawinan, strategi pemasaran hasil ternak juga harus diperhatikan. Penekanan pada pola pengelolaan berkelanjutan juga
harus diperhatikan, sehingga bantuan bukan sekedar habis pakai, tapi bisa berkembang dengan sistem bergulir dan bagi hasil antar anggota, harapnya.
Oleh : Ahmad Zaidnur (AZN)













