27 Januari 2026
KabarRakyatNasional.id Langkat – Sumatera Utara.
Di tengah meningkatnya tantangan lingkungan yang dihadapi Kabupaten Langkat, Wakil Bupati Tiorita Br. Surbakti, mengangkat isu krusial pengelolaan sampah dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sebagai prioritas dalam pembangunan berkelanjutan daerah.
Pernyataan ini disampaikan Tiorita saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (26/1/2026). Apel dihadiri oleh seluruh pegawai pemerintah daerah dari staf hingga pejabat eselon, mencerminkan pentingnya sinergi semua pihak dalam menangani persoalan lingkungan.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup bukan lagi sekadar wacana, tapi sebuah kebutuhan mendesak yang harus ditangani secara serius, terencana, dan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan penduduk dan aktivitas pembangunan telah meningkatkan volume sampah di wilayah ini, termasuk limbah B3, jenis limbah yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat jika pengelolaannya tidak benar.
Menurut Tiorita, tantangan pengelolaan sampah bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup semata, tetapi tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat. “ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun budaya bersih dan peduli lingkungan,” ujarnya, menekankan aspek teladan yang harus dipegang oleh setiap aparatur negara.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Langkat pada 15 Januari 2026 telah menerbitkan petunjuk teknis lomba kebersihan desa dan kelurahan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276. Lomba ini dirancang untuk mendorong percepatan pemulihan kebersihan pasca-banjir, memperkuat peran pemerintah desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik, serta menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh jajaran Pemkab Langkat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, demi kesejahteraan generasi sekarang dan yang akan datang. “Mari kita laksanakan tugas dengan penuh kesadaran, disiplin, dan integritas, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” tutup Tiorita.













