09 November 2025
KabarRakyatNasional.id Langkat – Sumatera Utara
Di tengah hamparan hijau dan perbukitan Dusun Pamah Simelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, berdiri sebuah bangunan sederhana yang dulunya menjadi kebanggaan warga, Pos Kesehatan Desa (Poskesdes). Bangunan itu kini tampak sepi dan terbengkalai. Cat dindingnya mulai memudar, pintunya jarang terbuka. Padahal, bangunan ini pernah dirancang sebagai ujung tombak layanan kesehatan masyarakat di pedesaan.
Poskesdes memiliki peran penting sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar, tempat ibu hamil memeriksakan kandungan, balita mendapatkan imunisasi, dan warga desa berkonsultasi tentang penyakit ringan. Ia juga berfungsi sebagai titik pertama pertolongan medis darurat sebelum pasien dirujuk ke puskesmas terdekat. Namun, di Pamah Simelir, fungsi itu kini tinggal kenangan.
Menurut warga, sejak awal di bangun Poskesdes tersebut sempat beroperasi dan memiki petugas, namun setelah beberapa bulan, petugas pergi dan hingga kini (08/11/2025) petugas tidak pernah kembali, akibatnya Poskesdes tersebut sudah sudah lama tidak beroperasi sebagaimana mestinya. Tak ada lagi aktivitas pemeriksaan rutin, penyuluhan kesehatan, atau kehadiran tenaga medis yang tetap. “Dulu awalnya sering ada bidan datang, sekarang tidak ada sama sekali,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.
Bangunan yang semestinya menjadi tempat harapan kini hanya menjadi saksi diam dari sistem kesehatan yang belum sepenuhnya berpihak pada desa terpencil.
Kondisi ini menjadi cerminan tantangan besar dalam pemerataan layanan kesehatan di pedalaman Langkat. Poskesdes tidak cukup hanya dibangun, ia harus dijaga, dihidupkan, dan dikelola dengan baik. Tanpa dukungan tenaga medis, anggaran operasional, dan perhatian dari pemerintah daerah, keberadaan Poskesdes hanya menjadi simbol tanpa makna.
Padahal, bagi masyarakat desa seperti Pamah Simelir, jarak menuju puskesmas bisa memakan waktu dan biaya. Poskesdes seharusnya hadir untuk memangkas kesenjangan itu, memberikan pelayanan cepat dan terjangkau bagi warga desa yang jauh dari pusat layanan.
Kini, bangunan Poskesdes di Pamah Simelir meminta perhatian Pemkab Langkat, Ia bukan hanya bangunan kosong, melainkan cermin dari janji pelayanan kesehatan yang belum ditepati. Menghidupkan kembali Poskesdes bukan sekadar memperbaiki fasilitas, tetapi mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa negara masih hadir untuk mereka, bahkan di dusun yang paling terpencil sekalipun.













