Home / Pendidikan / SMPIT 3 Arroyan Cordoba Pasar Kemis Edukasi Pengolahan Sampah ke TPA Jatiwaringin

SMPIT 3 Arroyan Cordoba Pasar Kemis Edukasi Pengolahan Sampah ke TPA Jatiwaringin

Kabupaten Tangerang – Upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini terus dilakukan dunia pendidikan. Sebanyak 32 siswa dan 6 guru pendamping dari SMPIT 3 Arroyan Cordoba Pasar Kemis melakukan kunjungan edukatif ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kamis (21/02/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran luar kelas terkait sistem pengelolaan sampah terpadu. Rombongan diterima langsung oleh Kepala UPTD TPA Jatiwaringin, Jaya Gemi, SE, di ruang kerjanya sebelum para siswa diajak meninjau langsung area pengelolaan sampah yang telah tertata rapi.

“Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan dari SMPIT 3 Pasar Kemis. Para siswa ingin mengetahui secara langsung proses pengolahan sampah di TPA Jatiwaringin sebagai bahan edukasi. Saat ini pengelolaan sampah sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” ujar Jaya Gemi.

Di lokasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa sistem pengolahan sampah kini menerapkan metode landfill atau penutupan sampah secara berkala untuk meminimalkan dampak lingkungan.

“Proses pengolahan sampah sekarang dilakukan dengan sistem landfill sehingga mampu mengurangi bau dan populasi lalat yang sebelumnya berdampak ke permukiman warga. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan agar lebih baik dan ramah lingkungan,” jelas Ujat.

Transformasi pengelolaan TPA Jatiwaringin juga diperkuat melalui kebijakan nasional. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, TPA Jatiwaringin diproyeksikan menjadi lokasi pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Tahap persiapan awal mencakup penyediaan air bersih melalui PDAM Tirta Kabupaten Tangerang serta penyiapan lahan seluas 5 hektare sebagai area penunjang operasional.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Kunjungan edukatif ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berorientasi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *