Home / Pendidikan / BIMTEK PKBM KABUPATEN CIANJUR DIHADIRI BUPATI DAN 400 PESERTA, PERKUAT TRANSFORMASI PENDIDIKAN NONFORMAL

BIMTEK PKBM KABUPATEN CIANJUR DIHADIRI BUPATI DAN 400 PESERTA, PERKUAT TRANSFORMASI PENDIDIKAN NONFORMAL

Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Cianjur di Hotel Palace Cipanas pada Sabtu (14/2/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (13/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026).

Bimtek tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, jajaran Kepala Bidang PAUD dan Dikmas, para penilik, pengawas wilayah, serta sekitar 400 peserta yang terdiri dari kepala PKBM, operator, dan bendahara.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pendidikan nonformal di Kabupaten Cianjur, sekaligus mendorong transformasi Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) menuju lembaga yang berdaya saing dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa PKBM memiliki peran vital dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak terjangkau jalur formal.

“PKBM adalah garda terdepan dalam memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Karena itu, pengelolaannya harus profesional, akuntabel, dan berorientasi pada mutu,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyamaan persepsi terkait regulasi dan kebijakan terbaru, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan penyelenggara pendidikan nonformal.

Materi yang disampaikan dalam Bimtek mencakup penguatan administrasi kelembagaan, optimalisasi peran operator dan bendahara dalam tata kelola keuangan, hingga strategi peningkatan mutu layanan pendidikan kesetaraan. Para peserta juga mendapatkan pembekalan teknis terkait sistem pelaporan dan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang konstruktif. Dengan kehadiran unsur pimpinan daerah serta partisipasi ratusan pengelola pendidikan nonformal, kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan sistem pendidikan kesetaraan yang lebih tertata, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Cianjur.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *