Home / Sukanagara / Menjaga Malam, Merawat Harapan: Apel Gabungan Pengamanan Tahun Baru di Polsek Sukanagara

Menjaga Malam, Merawat Harapan: Apel Gabungan Pengamanan Tahun Baru di Polsek Sukanagara

Sukanagara – Menjelang pergantian tahun, ketika waktu bergerak menuju batas antara yang telah lalu dan yang akan datang, halaman Mapolsek Sukanagara menjadi ruang pertemuan kehendak negara dan tanggung jawab sosial. Pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 16.00 WIB, dilaksanakan Apel Persiapan Gabungan Pengamanan Malam Tahun Baru sebagai ikhtiar kolektif menjaga ketertiban, keselamatan, dan rasa aman masyarakat.

Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh AKP Dedi, Kapolsek Sukanagara, dan dihadiri unsur lintas sektor yang merepresentasikan wajah kehadiran negara di tengah masyarakat: Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, Relawan Tangguh Bencana (RETANA), serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Kehadiran mereka bukan sekadar formasi barisan, melainkan simbol sinergi kelembagaan yang bekerja dalam satu etos: pengabdian.

Dalam amanatnya, AKP Dedi menegaskan bahwa pengamanan malam tahun baru tidak semata soal penegakan aturan, tetapi tentang membaca denyut sosial, mengantisipasi risiko, dan mencegah potensi gangguan sejak dini. Pendekatan preventif, humanis, dan terukur menjadi landasan operasional, sejalan dengan prinsip keamanan modern yang menempatkan keselamatan warga sebagai orientasi utama.

Secara filosofis, apel ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah prasyarat bagi peradaban. Tanpa rasa aman, ruang publik kehilangan makna; tanpa ketertiban, kebebasan menjadi rapuh. Karena itu, koordinasi lintas instansi—dari pengamanan wilayah, kesiapsiagaan bencana, hingga mitigasi kebakaran—menjadi satu kesatuan sistemik yang saling melengkapi.

Dari perspektif akademik tata kelola keamanan, apel gabungan ini menegaskan pentingnya collaborative governance dalam manajemen keramaian (crowd management) dan penanganan risiko multibahaya. Sinergi Polri–TNI–pemerintah daerah–relawan adalah bentuk konkret integrasi kebijakan dan praktik di lapangan, yang berorientasi pada pencegahan, respons cepat, dan pemulihan.

Menutup rangkaian apel, seluruh personel menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas dengan disiplin, empati, dan profesionalisme. Di Sukanagara, malam pergantian tahun tidak hanya dijaga oleh seragam dan sirene, tetapi oleh kesadaran bersama bahwa menjaga satu malam berarti merawat harapan sepanjang tahun yang akan datang.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *